Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai menyiapkan langkah pengembangan bawang merah dan bawang putih dengan menjadikan pengalaman daerah lain sebagai bahan pembelajaran. Salah satunya melalui penggalian praktik budidaya dan pengembangan komoditas bawang dari Kabupaten Majalengka.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan pengalaman Majalengka penting untuk melihat bagaimana pengembangan bawang dilakukan secara nyata, mulai dari penyediaan bibit hingga pengelolaan hasil produksi. Informasi tersebut akan dipadukan dengan hasil kajian mengenai kondisi wilayah Kabupaten Bogor.

Pemkab Bogor bersama BRIN akan mengidentifikasi lokasi yang berpotensi untuk budidaya bawang. Sejumlah aspek akan dianalisis, seperti ketinggian wilayah, kondisi tanah, iklim dan cuaca. Untuk bawang putih, kebutuhan terhadap wilayah dengan ketinggian sekitar 800 mdpl menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan.

Saat ini, berdasarkan informasi awal yang diterima Pemkab Bogor, terdapat sekitar 10 kelompok tani dengan luasan lahan kurang lebih 10 hektare yang telah berkaitan dengan budidaya bawang. Potensi tersebut akan dikaji lebih lanjut agar pengembangannya tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan dapat diarahkan dalam konsep yang lebih terencana.

Ajat menegaskan bahwa hasil kajian nantinya menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan kerja sama dengan Kabupaten Majalengka. Pemkab Bogor berharap pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menghasilkan pengembangan komoditas bawang yang sesuai dengan karakter wilayah sekaligus memperkuat sektor pangan daerah.(dan)