Beritabogor24jam – Setelah sempat dilanda musibah kebakaran hebat pada 27 September 2023, Pasar Leuwiliang Kabupaten Bogor kini memasuki babak baru.
Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, menyebut Pasar Leuwiliang ditargetkan rampung dalam waktu 18 bulan.
Namun, Haris menyatakan pihaknya optimistis bisa menyelesaikan lebih cepat dari target waktu tersebut.
Revitalisasi Pasar Leuwiliang menjadi lebih istimewa, karena dirancang mengikuti standar SNI, serta mengusung konsep ramah lingkungan.
Hal ini menjadikannya sebagai pasar rakyat SNI kedua di Kabupaten Bogor, setelah Pasar Cisarua.
Sebagai bentuk mitigasi risiko bencana, kata Haris, seluruh karyawan pasar juga akan dibekali dengan pelatihan dasar pemadam kebakaran, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Ini bagian dari peningkatan sistem keamanan pasar dan perlindungan aset pedagang,” jelas Haris.
Pasar Rakyat Leuwiliang tersebut dirancang tidak hanya fungsional, tetapi juga artistik dan merepresentasikan nilai-nilai budaya lokal.
Nantinya, pasar ini akan memiliki tiga bangunan utama dengan desain arsitektur modern, namun tetap mengakar pada kearifan lokal.
Di mana, dilengkapi dengan 140 toko, 809 kios, dan 490 los dengan total 1.439 unit dagang.
Jumlah ini menjadikan Pasar Leuwiliang sebagai salah satu pasar rakyat terbesar dan termodern di Kabupaten Bogor.










