Beritabogor24jam.com – Atap dan dinding bangunan SMKN 1 Cileungsi, Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, ambruk pada Rabu, 9 Sepetmeber 2025, sekitar pukul 09.15 WIB.
Peristiwa itu terjadi ketika siswa kelas 10 dan 12 tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam kelas.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengonfirmasi kejadian tersebut.
“Atap dan dinding bangunan SMKN 1 Cileungsi ambruk pada saat kelas 10 dan 12 melakukan kegiatan belajar dan mengajar,” ujarnya.
Insiden ini menyebabkan puluhan siswa mengalami luka-luka. BPBD mencatat sebanyak 31 orang menjadi korban dan langsung mendapat penanganan medis di dua rumah sakit terdekat.
Sebanyak 26 siswa dirawat di RS Thamrin Cileungsi. Dari jumlah tersebut, 20 orang sudah diperbolehkan pulang, sementara 6 siswa lainnya masih menjalani perawatan.
Sementara itu, lima korban lain yang terdiri atas dua guru dan tiga siswa sempat dirawat di RS Merry dan kini telah dipulangkan.
Bangunan Rusak Parah
Selain menimbulkan korban luka, ambruknya atap dan dinding juga mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan sekolah.
Material reruntuhan memenuhi area kelas dan halaman sekolah sehingga membuat suasana panik di antara siswa maupun guru.
BPBD Kabupaten Bogor bersama tim gabungan dari Damkar, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kodim, Polres Bogor, Dinas Kesehatan, serta relawan segera bergerak cepat.
Pihaknya juga telah melakukan evakuasi, kaji cepat, serta pembersihan material bangunan yang ambruk.
“Untuk saat ini korban sudah mendapatkan pengobatan dan perawatan. Tim gabungan juga sedang melakukan pembersihan material bangunan,” kata Adam.










