Beritabogor24jam.com – Dua sepeda motor terlibat adu banteng di Jalan Bunar, Kampung Babakan Mede, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 26 November 2025 sekitar pukul 13.00 WIB.
Insiden tersebut menyebabkan dua pengendara mengalami luka-luka, salah satunya remaja yang didapati kejang-kejang di lokasi kejadian.
Kecelakaan ini sontak menjadi perhatian warga sekitar mengingat kondisi korban yang cukup parah serta adanya dugaan aksi berbahaya yang dilakukan salah satu pengendara sebelum kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdyan Mulya, menjelaskan kecelakaan tersebut diduga kuat terjadi akibat aksi akrobatik yang dilakukan pengendara sepeda motor Suzuki Satria FU tanpa pelat nomor.
Pengendara tersebut disebut melakukan manuver sambil tiduran bak “supermen” di atas motornya saat melaju dari arah Bunar menuju Cintamanik.
“Setibanya di TKP, bergerak ke kanan lalu menabrak kendaraan sepeda motor Yamaha Mio No.Pol. F-5970-RB yang dari arah Cintamanik,” ujar Ipda Ferdyan saat dikonfirmasi, Kamis, 27 November 2025
Aksi berbahaya tersebut membuat kendaraan kehilangan kendali dan berujung pada tabrakan adu arah yang tak terhindarkan.
Remaja SMP Alami Kejang dan Luka Serius
Benturan keras menyebabkan kedua pengendara mengalami luka-luka. Pengendara Yamaha Mio yang berinisial RRA, seorang pelajar SMP, mengalami luka di bagian kepala dan tangan kanan.
Kondisi RRA bahkan terekam dalam video yang beredar di media sosial, menunjukkan dirinya kejang-kejang dan tak sadarkan diri usai terjatuh di tengah jalan.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian sempat panik melihat kondisi korban.
Sementara itu, pengendara Suzuki Satria FU berinisial A, warga asal Cintamanik, mengalami luka ringan.
Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Bunar, A diperbolehkan pulang.
“Pengendara berinisial A, luka dibagian mulut, dibawa ke puskesmas bunar dan langsung dibawa pulang,” terang Ipda Ferdyan.
Pihak kepolisian menilai, meski luka yang dialami pengendara Satria FU tidak berat, tindakannya melakukan aksi akrobatik tetap menjadi pemicu utama kecelakaan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materi akibat kerusakan kedua kendaraan ditaksir mencapai Rp5 juta.
“Akibat kecelakaan itu, kerugian materi kurang lebih Rp5 juta rupiah,” tandas dia.










