Beritabogor24jam – Setelah bertahun-tahun menjadi wacana, pembangunan Flyover dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, akhirnya selesai dikerjakan.

Kedua fasilitas tersebut kini siap difungsikan untuk publik setelah menyelesaikan tahap uji kelayakan dan pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pada Juni 2025 lalu.

Camat Tenjo, Yudhi Utomo, menegaskan Flyover dan JPO Tenjo dibangun untuk mengatasi kemacetan kronis di sekitar Stasiun Kereta Api Tenjo.

Kemacetan ini kerap terjadi akibat lintasan sebidang yang dilalui kendaraan dan kereta api secara bergantian.

“Sudah hampir 8 tahun dibahas, namun belum terlaksana. Akhirnya baru mulai dibangun pada 2023, setelah ada MoU dan SPK antara Pemkab Bogor dan PT Mitra Abadi Utama (MAU) Podomoro Tenjo,” jelas Yudhi.

Seluruh biaya pembangunan dan penyediaan lahan itu sendiri ditanggung oleh pihak swasta, yakni PT MAU, melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Hingga Juni 2025, seluruh proses fisik pembangunan telah diselesaikan dan fasilitas sudah diuji kelayakannya.

Saat ini, proses administrasi tinggal menunggu jadwal peresmian resmi oleh pemerintah daerah.

“Apabila selesai SLF, maka tinggal menunggu jadwal peresmian,” terangnya.

Flyover Tenjo memiliki peran strategis dalam menghilangkan lintasan sebidang antara jalan raya dan jalur rel kereta api.

Selama ini, kereta yang berhenti di Stasiun Tenjo menyebabkan kendaraan tertahan lama dan menimbulkan antrean panjang dari arah Kabupaten Bogor menuju Tigaraksa, Tangerang.

Dengan flyover tersebut, kendaraan bisa langsung melintasi jalur rel tanpa perlu berhenti, memperlancar mobilitas warga dan meningkatkan efisiensi waktu tempuh.