Beritabogor24jam – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mengupayakan normalisasi Saluran Sasak Sekunder Cogreg di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, dengan mengedepankan kolaborasi bersama masyarakat. Warga setempat turut ambil bagian dalam membersihkan lumpur dan sampah secara manual, khususnya di sejumlah titik jembatan yang sulit dijangkau alat berat.
Camat Parung, Adhi Nugraha, menyebut peran aktif masyarakat menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemulihan fungsi saluran. Dari total 10 titik jembatan yang berada di atas saluran irigasi, empat titik telah berhasil dibersihkan melalui gotong royong, sedangkan satu titik lainnya masih dikerjakan.
Kegiatan tersebut juga melibatkan pemilik bangunan yang memiliki jembatan di atas saluran. Mereka ikut membersihkan material yang mengendap agar proses normalisasi dapat menjangkau bagian-bagian saluran yang tidak memungkinkan ditangani menggunakan peralatan berat.
Di sisi lain, pengerjaan normalisasi menggunakan dua alat berat telah berlangsung selama 21 hari. Progresnya mencapai sekitar 1,72 kilometer dari total 2 kilometer, dengan jalur pekerjaan dimulai dari depan Sekolah Muhammadiyah menuju arah Desa Cogreg hingga Masjid Al Barkah di samping pintu masuk KURI.
Adhi menegaskan, keberhasilan normalisasi tidak hanya ditentukan oleh selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga oleh komitmen bersama dalam menjaga kebersihan saluran. Karena itu, masyarakat diharapkan terus berpartisipasi mencegah penumpukan sampah dan lumpur agar saluran tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.(dan)










