Beritabogor24jam.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mulai mematangkan langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan kendaraan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Salah satu upaya yang disiapkan adalah dengan menyiagakan ratusan personel lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan.

Sebanyak 320 personel Dishub Kabupaten Bogor dipastikan akan diterjunkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menegaskan seluruh personel yang disiagakan akan bekerja dengan sistem tiga shift.

Skema tersebut diterapkan untuk memastikan pengamanan berjalan tanpa jeda waktu, terutama pada jam-jam padat lalu lintas.

“Kita bikin tiga shift. Jadi nggak ada tenggang waktu, semuanya dalam 320 orang itu, semuanya dilibatkan untuk bergerak di tiga shift,” ujar Dadang saat dikonfirmasi, Sabtu, 13 Desember 2025.

Menurut Dadang, sistem ini dirancang agar petugas dapat terus bersiaga selama 24 jam penuh, sekaligus meminimalkan potensi kekosongan pengawasan di lapangan.

Berbeda dengan pola pengamanan sebelumnya yang kerap terfokus di kawasan Puncak, Dishub Kabupaten Bogor tahun ini memilih strategi penyebaran personel di sejumlah wilayah.

Penempatan petugas tidak hanya berpusat di jalur wisata, tetapi juga mencakup kawasan penyangga yang berpotensi mengalami kepadatan.

“Enggak wilayah Puncak aja, tapi di 6 titik,” tegas dia.

Enam titik pos pengamanan yang disiapkan meliputi wilayah Cileungsi, Cibinong, Cigombong, Gadog, Ciawi, hingga kawasan Puncak.

Penyebaran ini diharapkan mampu mengurai kepadatan sejak dini, sebelum kendaraan menumpuk di satu titik tertentu.

Dishub Kabupaten Bogor juga menyiapkan pos pengamanan utama yang akan ditempatkan di wilayah Cibinong.

Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis dan dekat dengan pusat pengendalian keamanan.

Adapun, kata dia, salah satu pos utama akan dibangun di Cibinong, tepatnya di sekitar area dekat Polres Bogor.

“Iya. Iya, betul. Kita akan bikin pos, disitu,” katanya.

Keberadaan pos ini diharapkan dapat memudahkan koordinasi lintas instansi, khususnya dengan kepolisian, dalam menangani situasi darurat maupun rekayasa lalu lintas.

Gadog Jadi Fokus Utama Pengamanan

Dari enam titik pengamanan, kawasan Gadog dipastikan menjadi fokus utama penempatan personel.

Wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu titik paling rawan kemacetan, terutama saat terjadi peningkatan volume kendaraan menuju kawasan Puncak.

Dadang juga menyebut, sebagian besar personel akan difokuskan di kawasan tersebut guna mengantisipasi penumpukan kendaraan.

“Di gadog. Benar, otomatis. Kita fokus dari 320, kita mainkan 200 di sana. Yang 100 tersebar di 5 titik,” terangnya.

Dishub Kabupaten Bogor menargetkan seluruh kesiapan pengamanan lalu lintas Nataru 2026 sudah rampung menjelang malam Natal.

Operasi pengamanan dijadwalkan mulai aktif pada akhir Desember seiring meningkatnya arus perjalanan masyarakat.

Adapun operasi pengamanan lalu lintas Nataru 2026 direncanakan mulai siap digelar pada akhir Desember.

“Kira-kira tanggal 24 kita udah siap. Udah siap kita tempur,” pungkas Dadang.