Beritabogor24jam.com – Kasus penemuan mayat perempuan di pinggir jalan Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu malam, 6 Desember 2025, akhirnya mulai menemukan titik terang.

Setelah sempat membuat warga geger karena jasad ditemukan dalam kondisi mengenaskan, pihak kepolisian kini mengungkap identitas korban.

Informasi tersebut sekaligus menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk melanjutkan proses pengungkapan pelaku.

Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, memastikan bahwa perempuan yang ditemukan tewas tersebut adalah warga asal Jakarta Selatan.

Identitas itu terkuak setelah tim kepolisian melakukan pemeriksaan dan pencocokan data di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Namanya Arifianti 41 tahun, yang beralamat di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan,” ungkap Kompol Robby, Senin, 8 Desember 2025.

Kepastian tersebut mengakhiri spekulasi yang sempat berkembang di masyarakat setelah jasad ditemukan tanpa identitas yang melekat.

Polisi terus menggali informasi terkait keberadaan korban sebelum kematian, termasuk mencari tahu apakah ia sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Pemeriksaan TKP dan Arah Penyidikan

Setelah identitas korban diungkap, penyidik kini memfokuskan langkah pada upaya mengidentifikasi pelaku.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman di lapangan dan memeriksa sejumlah saksi untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai dugaan kejahatan yang dialami korban.

Kata Kompol Robby, Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang dilakukan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap identifikasi pelaku.

“Lidik dan identifikasi pelaku dan pengembangan. Periksa saksi tambahan,” terang dia.

Kronologi Penemuan Jasad di Pinggir Jalan

Sebelumnya, penemuan jasad perempuan tanpa identitas tersebut berawal dari laporan warga yang melewati lokasi kejadian pada Sabtu malam.

Jasad ditemukan dalam posisi tengkurap di pinggir jalan dan dibalut jas hujan, sehingga memicu kecurigaan masyarakat.

“Warga yang melintas melihat seorang perempuan dalam posisi tengkurap. Setelah dicek, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kompol Robby.

Kondisi jasad yang ditemukan mengenakan jas hujan biru dan celana panjang hitam menimbulkan dugaan kuat bahwa korban baru saja berada di luar ruangan saat insiden terjadi.

Selain itu, keberadaan jas hujan juga menjadi salah satu petunjuk yang kini tengah dikembangkan polisi.