Beritabogor24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan seluruh taman yang telah dibangun dapat diakses oleh masyarakat pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
Kebijakan tersebut berlaku tanpa adanya pembatasan jam operasional, sehingga warga dapat memanfaatkan fasilitas publik tersebut secara leluasa.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menegaskan taman-taman ini dapat digunakan masyarakat dengan tetap memperhatikan keamanan dan kebersihan lingkungan.
“Dibebaskan untuk warga masyarakat bisa menikmati malam tahun baru atau Nataru, berada di taman tapi tetap harus menjaga keamanan dan kebersihan, setelah menjaga taman itu sendiri,” ujar Eko Mujiarto kepada wartawan, Senin, 29 Desember 2025.
Eko menjelaskan, kebijakan bebas akses taman tidak hanya berlaku saat momen tertentu, seperti Tahun Baru, melainkan sudah diterapkan sejak awal.
Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan taman kapan saja sesuai kebutuhan.
“Sekarang juga pun sebenarnya kan bebas akses ya sebetulnya kan, bisa digunakan, kapanpun bisa digunakan,” jelasnya.
Menurutnya, taman yang dibangun dengan fasilitas lengkap ini diharapkan menjadi ruang publik yang nyaman sekaligus mendukung interaksi sosial warga.
Petugas Siaga Menjaga Keamanan dan Ketertiban
Meski taman dibuka bebas, DPKPP Kabupaten Bogor tetap menyiagakan petugas guna menjaga keamanan dan ketertiban.
Keberadaan petugas, yang dikenal dengan sebutan park ranger, akan memastikan warga tetap menjaga fasilitas dan mematuhi aturan yang berlaku.
“Otomatis, kita hampir semua taman kita jaga oleh park ranger, DPKPP,” kata Eko.
Dengan langkah ini, Pemkab Bogor berharap taman tetap bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh pengunjung, terutama saat malam Tahun Baru yang biasanya dipadati warga.
Selain membuka akses taman, Pemkab Bogor juga tengah mempertimbangkan penerapan Car Free Night (CFN) di beberapa kawasan taman.
Dia menyebut, pihaknya masih melakukan pembahasan terkait teknis pelaksanaan dan pedoman yang harus diikuti.
“Iya. Sedang kita diskusikan, tapi yang jelas kita mempedomani ketentuan yang ada,” kata dia.










